Toronto

Standard


If you live in a state bordering to other country, there is no doubt that you’ll be tempted to cross the neighboring country. Same here in Michigan. From the first time I knew I will move to Michigan, I also prapared to visit Canada. Maka setelah visa USA saya keluar, saya langsung apply visa Canada, walaupun untuk single entry saja. Meskipun berbatasan dengan Kanada, namun tidak sedekat yang dibayangkan (skala Amerika akan terasa jauh jika anda sudah merasakan Eropa). Kota besar terdekat dari Michigan adalah Toronto, dan saya ingin memulai dari kota Anglophone ini. Maka sayapun memesan tiket bis (!) Grayhound, hanya beberapa minggu setelah saya tiba di Michigan. Maka malam itu bis saya meluncur menuju terminal bis Detroit. Di Detroit saya menunggu bis menuju Toronto. Pagi harinya barulah saya tiba di Toronto. Syukurlah Hostelling International Toronto tempat saya menginap tak jauh dari terminal. Hostel saya itu juga berada di tengah kota, dan sangat dekat dengan CN Tower, ikon kota Toronto. Setelah membereskan koper, saya pun segera menuju (tentu saja) CN Tower.

CN Tower adalah sebuah menara komunikasi dan observasi yang berdiri menjulang setinggi 553.33 meter(1,815.4 ft). Selesai dibangun 1976, menara ini menjadi bangunan tertinggi pada jamannya. Rekor bangunan tertinggi digenggamnya hingga 34 tahun sampai Burj Khalifa dan Canton Tower dibangun, dan CN Tower harus meletakkan tahtanya. Namun tetap saja CN Tower ini menjadi signature icon dari skyline Toronto dan juga menjadi simbol Kanada. Tiap tahunnya menara ini dikunjungi tak kurang dari 2 juta pengunjung.
Dengan CA$ 24, saya masuk ke menara ini dan menaiki lift transparan yang cukup mengasyikkan, walaupun mengganggu telinga saya karena kecepatannya. Di atas, terdapat lantai kaca di mana saya bisa memandang ke bawah. Cukup ngeri, dan saya harus meyakinkan diri bahwa kaca itu cukup kuat untuk saya pijak. Beberapa orang bahkan meloncat-loncat di atas kaca. Dari puncak menara, saya bisa memandang seluruh kota Toronto dari segara penjuru. Bahkan, Niagara Falls pun terlihat sekilas dari menara ini (!). Saat itu saya belum ke Niagara Falls, dan pemandangan dari atas menara membuat saya semakin bertekad untuk bisa sampai di air terjun itu.
Naik ke lantai atas, terdapat Sky Pod, menara pandang yang dilengkapi teropong dengan sudut pandang yang lebih lapang.
Turun dari menara, saya menuju sebuah dermaga di samping menara. Di situ saya menikmati Danau Ontario yang tenang. Dalam perjalanan menuju dermaga, saya melewati lapangan.
Keesokan harinya, saya berganti arah. Kali ini saya hendak menelusuri downtown Toronto.

http://images.travelpod.com/bin/tripwow/flash/tripwow.swf
Toronto, Canada Slideshow: Saraswati’s trip to Toronto, Ontario, Kanada was created by TripAdvisor. See another Toronto slideshow. Create your own stunning free slideshow from your travel photos.
http://images.travelpod.com/bin/tripwow/flash/tripwow.swf
Toronto, Canada Slideshow: Saraswati’s trip to Toronto, Ontario, Kanada was created by TripAdvisor. See another Toronto slideshow. Create your own stunning free slideshow from your travel photos.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s